ELEX – Be a savior or a destroyer; which path will you choose?

52

ELEX menggunakan setting tempat di Magalan, sebuah planet dengan teknologi yang berkembang sangat pesat sehingga para penduduknya bisa hidup dengan nyaman – sampai sebuah meteor jatuh di planet tersebut dan menimbulkan kerusakan yang parah. Namun meteor tersebut juga membawa harapan baru karena mengandung substansi bernama Elex yang memiliki banyak kegunaan, mulai dari menyalakan mesin-mesin, memungkinkan seseorang untuk menggunakan magic, hingga merubah satu bentuk kehidupan menjadi bentuk lainnya. Tidak heran kalau orang-orang yang selamat dari bencana berusaha menguasai zat tersebut untuk kepentingan mereka masing-masing – salah satunya adalah jagoan utamamu yang berasal dari faksi Alb.

Karena selalu mengonsumsi Elex maka kaum Alb mempunyai tubuh yang sangat kuat tetapi tidak memiliki emosi apapun. Saat menjalankan sebuah misi, sang protagonis terdapat sebuah tempat yang terpencil sehingga tanpa adanya asupan Elex, ia mulai merasakan beragam emosi untuk pertama kalinya. Hal tersebut membuatnya menyadari bahwa kini ia dapat menentukan jalan hidupnya sendiri untuk survive di dunia yang keras ini – jalan yang membawanya menjadi seorang penyelamat atau pembawa kehancuran, tergantung dari pilihan yang gamer ambil selama dalam permainan. Yup, itulah gambaran dari ELEX (singkatan dari Eclectic, Lavish, Exhilarating, Xenial), proyek terbaru dari Piranha Bytes yang masih berada dalam tahap pengembangan.

Screen ELEX 12

Choose Your Own Path
Seperti yang telah disebutkan, selama dalam permainan kalian dapat menentukan jalan hidup jagoanmu, dan salah satunya dengan berpihak pada sejumlah faksi yang ada di planet Magalan. Pertama adalah Berserkers, faksi yang berhasil merubah Elex menjadi Mana sehingga memungkinkan mereka untuk menggunakan beragam jenis magic. Dan tujuan mereka adalah memakai magic untuk memulihkan kondisi Magalan seperti semula – hal yang tentunya didukung oleh banyak kalangan. Hal tersebut sangat berbeda faksi Albs yang, meski sama-sama handal dalam memakai magic, meyakini bahwa Elex merupakan milik mereka dan berusaha untuk menguasai seisi Magalan untuk mendapatkan haknya.

Faksi selanjutnya adalah Clerics, para pemuja dewa Calaan yang menganggap bahwa konsumsi Elex adalah sebuah dosa besar. Karena itulah mereka memilih untuk menggunakan Elex sebagai bahan bakar bagi mesin-mesin ciptaannya, maupun senjata yang mereka gunakan. Karena itulah mereka dikenal sebagai faksi yang dibekali persenjataan canggih, termasuk mecha berukuran besar sekalipun!! Faksi yang terakhir adalah Outlaws yang memilih jalan hidup “semau gue”, para scavenger yang mempercayai bahwa siapapun yang mempunyai kekuatan dapat menjadi penguasa.

Screen ELEX 09

Living on the Edge
Berbeda dengan game lainnya di mana kita dapat memilih faksi yang ingin didukung di awal permainan, ELEX langsung menempatkanmu sebagai seorang Alb. Hal tersebut ternyata memiliki tujuan tersendiri: karena berasal dari kelompok yang tentunya dibenci oleh faksi lain, gamer harus memikirkan baik-baik setiap tindakan dan pilihan yang diambil. Bagaimana sikap kita ketika berhadapan dengan orang lain akan mempengaruhi reaksi mereka terhadapmu, apakah mereka akan menerima dengan tangan terbuka atau justru memusuhimu. Uniknya, karena tidak memiliki class system standar maka untuk mempelajari beragam skill yang dibutuhkan, kalian harus memperoleh kepercayaan dari orang yang dapat mengajarimu skill tersebut!!

Dan karena gamer juga bisa merekrut NPC menjadi rekanmu, tergantung dari tindakan atau pilihan yang diambil, mereka bisa jadi semakin setia pada jagoanmu atau justru meninggalkan kalian begitu saja. Namun pihak developer menampilkan setiap pilihan yang harus diambil sedemikian rupa sehingga kalian tidak akan merasa dicap sebagai “good guys” atau “bad guys”. Oh, dalam game ini kita juga dapat menemukan beragam misi personal dan bekerjasama dengan NPC yang menugasi kita, sehingga gamer bisa memahami orang ataupun grup yang sedang dihadapinya. Nice one!!

Info Gamer - Piranha Bytes 01

Yang menarik dari ELEX adalah kebebasan yang diberikan oleh pihak developer, utamanya dalam menjelahi dunia permainan. Di awal permainan kita sudah bisa menjelajahi kelima region utama dan kalian dapat mengunjungi area manapun dengan bebas, baik dengan berjalan seperti biasa atau menggunakan jetpack. Namun kalian harus selalu waspada karena bahaya selalu mengancam dari berbagai tempat, misalnya makhluk-makhluk mutan yang mendiami sejumlah wilayah dan tidak akan segan untuk menyerangmu. Untuk mempertahankan diri, kalian dapat memakai beragam jenis senjata – baik berbentuk melee maupun ranged – hingga menggunakan beragam jenis spell serta skill sesuai dengan keinginan.

Mengingat tanggal rilisnya yang masih sangat lama yakni tahun 2017, tentu terlalu cepat untuk menilai apakah ELEX menjadi game yang mantap tidak. Namun ambisi pihak developer untuk menciptakan permainan yang berkualitas, salah satunya dengan memberikan kebebasan secara luas pada pemain, nampaknya sudah berada di jalur yang benar. Kita lihat saja bagaimana perkembangan proyek garapan Piranha Bytes ini.

Publisher: Nordic Games
Developer: Piranha Bytes
Genre: Action-RPG
Release: TBA 2017
Platform: PC, PS4, XONE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.