Game-Game Berpotensi Tinggi yang Batal Dirilis

321

Dalam proses penggarapan sebuah game, pihak developer sering kali menemukan beragam kendala yang harus dihadapi. Meski sebagian dapat diselesaikan, namun tidak jarang masalah yang timbul membuat mereka terpaksa membatalkan proyek game yang sedang digarapnya. Hal ini sangat disayangkan karena beberapa di antaranya memiliki potensi untuk menjadi game yang “besar”, seperti beberapa judul berikut ini. [Aseek]

Cipher Complex

Gamer bermain sebagai Lt. Col. John Sullivan, bertugas menginfiltrasi serta memusnahkan ancaman bom nuklir yang disiapkan Rusia. Karena beroperasi seorang diri maka pemain harus menerapkan taktik stealth untuk menghabisi semua musuh. Untuk itulah pihak Edge of Reality berusaha menciptakan gaya permainan stealth revolusioner yang dipadu dengan kecepatan, ketepatan dan kekuatan. Sayangnya, hingga kini pihak developer tidak pernah mengeluarkan info baru mengenai Cipher Complex sehingga banyak yang menganggap kalau penggarapannya dibatalkan.

Legacy of Kain: Dead Sun

Legacy of Kain jadi salah satu seri game bertema vampire yang mempunyai banyak penggemar, sehingga tidak heran kalau info mengenai Climax Studio yang mengerjakan game terbarunya yakni Legacy of Kain: Dead Sun menarik mendapat sambutan yang baik. Di sini, dua karakternya yakni Gein (vampire) dan Asher (manusia) terlibat dalam petualangan yang bakal menentukan nasib dunia. Tapi setelah melalui proses penggarapan selama 3 tahun, Square Enix Europe selaku publisher diam-diam menghentikan proyek game ini di tahun 2012 dengan alasan “just wasn’t the right game, at the right time“.

Pirates of the Caribbean: Armada of the Damned

Sebagai James Sterling, tugas gamer dalam adalah mengarungi Laut Karibia dan membangun reputasi sebagai bajak laut terkenal. Mengambil setting waktu sebelum cerita dalam film The Curse of the Black Pearl, game ini menawarkan konsep permainan menarik di mana pemain dapat menjelajahi berbagai lokasi untuk menjalani beragam quest, mencari kru untuk kapalmu yakni Nemesis, serta terlibat dalam pertarungan baik di daratan atau lautan. Meski mendapat respon yang positif dari kalangan gamer, proyek game ini dibatalkan setelah Disney memangkas jumlah staff Propaganda Games selaku developer.

Scalebound

Sekilas, Scalebound yang dikembangkan oleh PlatinumGames ini nampak seperti game bergenre action biasa, di mana player – sebagai Drew – dapat memakai beragam jenis senjata untuk mengalahkan musuh. Tapi selama dalam permainan, gamer akan didampingi oleh seekor naga raksasa bernama Thuban yang tidak hanya membantumu menghajar lawan, tetapi juga bisa kita kendalikan melalui berbagai command! Namun proyek yang telah dikerjakan selama lebih dari 3 tahun ini, dan rencananya dirilis secara eksklusif di konsol Xbox One, dibatalkan oleh Microsoft Studios selaku publisher tanpa alasan yang jelas.

Silent Hills

Hadirnya nama Hideo Kojima dan sineas kondang Guillermo del Toro membuat kalangan gamer menaruh harapan besar terhadap Silent Hills, yang diprediksi bakal mengembalikan nuansa horor ke dalam seri Silent Hill. Bahkan semua gaming media memuji P.T. (alias Playable Teaser) game tersebut karena mampu menciptakan atmosfir horor yang kental!! Namun akibat terjadinya konflik dengan Konami, Kojima meninggalkan perusahaan itu sehingga secara otomatis penggarapan Silent Hills pun dibatalkan.

Star Wars 1313

Star Wars 1313 bercerita mengenai perjalanan hidup Bobba Fett di Level 1313 yang keras, demi mewujudkan impiannya menjadi seorang bounty hunter kenamaan seperti ayahnya, Django Fett. Di samping menghadirkan salah satu karakter paling terkenal dalam semesta Star Wars, game ini juga menawarkan permainan yang difokuskan pada pertarungan dengan memakai kekuatan fisik serta beragam gadget ketimbang penggunaan Force. Sayangnya, Disney (setelah membeli LucasArts) merumahkan sebagian besar staff-nya dan membuat semua proyek yang tengah digarap dihentikan, termasuk Star Wars 1313.

Tom Clancy’s Rainbow 6: Patriots

Untuk menghadapi pasukan teroris True Patriots yang menebarkan teror di kota NewYork, Team Rainbow harus melakukan segala cara untuk menghentikan sepak terjang mereka – termasuk membuang moralitasnya. Itulah premis yang ditawarkan oleh Patriots, yang pertama kali diumumkan akhir tahun 2011 lalu. Masalah dimulai ketika Ubisoft mencabut sejumlah staff penting dari jabatannya sehingga proses pengerjaan game tersebut terhenti. Setelah beberapa waktu berlalu tanpa kabar, akhirnya proyek Patriots secara resmi dibatalkan dan digantikan dengan game baru yakni Rainbow Six: Siege.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.