Inilah 15 Game yang akan Diblokir oleh KPAI

239

Intro

KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) diketahui memiliki wacana untuk memblokir sejumlah game terkenal di Indonesia. Hal ini menimbulkan problematic dikalangan gamers Tanah Air. Para Hacker pun melakukan tindakan dengan meretas situs resmi KPAI.

KPAI memandang pemblokiran ini sebagai salah satu cara untuk membantu orangtua dalam mengontrol jenis game yang dimainkan oleh anak. Pasalnya, game dirasa sebagai kegiatan yang paling sulit untuk dimonitor, dan berakibat buruk terhadap sifat serta sikap anak.

“Bermain game yang mengandung kekerasan selama 20 menit saja dapat ‘mematikan rasa’,” ujar Direktur Indonesia Heritage Foundation, Wahyu Farrah Dina, dalam situs Kemdikbud. “Anak akan mudah melakukan kekerasan dan kehilangan empati kepada orang lain,” lanjut Wahyu.

Berikut 15 game yang rencananya akan diblokir di Indonesia.

 

World of Warcraft

KPAI

Game keempat ciptaan developer Blizzard Entertainment ini telah dikenalkan sejak tahun 1994. Massively Multiplayer Online Role-Playing Game menjadi genre dari World of Warcraft.

Pada pertama perkenalannya, game ini hanya menampilkan 2 kubu karakter saja, yakni Orcs dan Humans. Berkat kesuksesan yang diraihnya, game ini pun terus diperbarui hingga sekarang. World of Warcraft pun merupakan cikal bakal dari DoTA 2.

 

Grand Theft Auto (GTA)

KPAI

Siapa yang tak kenal GTA? sedari seri pertamanya, yang dibuat pada tahun 1997 dengan nama Race and Chase, game ini telah menarik banyak hati para gamer. PlayStation 1 dan PC (Windows, M-Dos) menjadi platform pertama yang merasakan Grand Theft Auto.

Grafis 2 dimensi menjadi apa yang ditawarkan oleh GTA saat perkenalan awal mereka. Lalu berlanjut menjadi 3 dimensi saat munculnya Grand Theft Auto Vice City. Kesuksesan terus diraih oleh Rockstar North selaku developer, baik dari GTA San Andreas, GTA 4, hingga saat ini GTA 5.

 

Call of Duty

KPAI

Call of Duty atau yang akrab dikenal sebagai COD merupakan game beraliran Firs Person Shooter (FPS). Game ini pada awalnya ditujukan bagi platform PC, di thaun 2003. Walau disaat itu telah cukup banyak pesaing, namun game tersebut memiliki posisi tersendiri di hati para gamer.

Dari awal hingga sekarang, setidaknya terdapat 9 seri dari game besutan Activision ini. Dan, tidak hanya platform PC yang menjadi sandaran COD, melainkan PlayStation, Xbox, hingga iOS.

 

Point Blank

KPAI

Game yang memiliki nama lain Piercing Blow ini merupakan ciptaan Developer asal Negeri Ginseng, Zepetto. Diawal kehadirannya di Indonesia, pada tahun 2009 silam, Point Blank atau PB dibawa oleh Gemscool, selaku developer resmi di Indonesia.

Disebabkan kontrak yang tidak diperpanjang pada tahun 2015, alhasil game tersebut diambil alih oleh Garena hingga saat ini. Banyak pemain e-Sport handal yang mengharumkan nama bangsa terlahir melalui game ber-genre FPS tersebut.

 

Cross Fire

KPAI

Cross Fire merupakan game online bergenre lainnya yang cukup terkenal oleh para gamer di Indonesia, sebelum CS GO akhirnya merebut hati pasaran. Game ciptaan Neowiz dan Smile Gate ini dibawa oleh Lyto ke Indonesia.

Kaya akan fitur, merupakan nilai jual dari Cross Fire. Pun demikian, game ini tak mampu menyaingi ketenaran PB di jamannya.

 

War Rock

KPAI

Game FPS online yang telah tutup sejak 2013 ini pun tak luput dari wacana penutupan oleh KPAI. Pasalnya, game ciptaan Dream Execution, yang dibawa oleh Megaxus ke Indonesia ini telah cukup lama di tutup, yakni sejak tahun 2013 silam, tepatnya pada tanggal 2 Mei.

Penutupannya pun disebabkan oleh masa kontrak antara Megaxus dan Dream Execution telah berakhir, dna tidak menemukan titik untuk memperpanjang masa kontrak.

Lalu, mengapa KPAI ingin menutup sebuah lubang yang telah di semen sejak lama tersebut?

 

Counter Strike

KPAI

Counter Strike atau CS merupakan game populer ciptaan Valve Corporation, di tahun 1999, dengan seri pertamanya Half-Life, dan diluncurkan ke platform Microsoft Windows pada tahun 2000. Sejak saat itu, FPS mulai populer ke berbagai kalangan gamer, terutama pemilik PC.

CS terus diperluas, hingga pada akhirnya game tersebut mengunjungi platform Xbox, yang kualitasnya diakui sebaik OS X dan Linux. Counter Strike 1.6 merupakan seri yang paling laris di zamannya, penawaran fitur LAN menjadi apa yang menarik bagi para pemilik Warung Internet (Warnet).

Di dalam permainan, pemain dapat memilih satu diantara dua pihak, Counter Terrorist ataupun Terrorist. Alur cerita yang mudah dipahami, seperti penaklukan, penghadangan, dan penjinakan bom menjadi tema klasik namun berarti yang ditawarkan oleh CS.

Hingga pada akhirnya, di saat ini CS sangat digemari oleh para gamer, baik pro ataupun pemula. Melalui seri Counter Strike: Global Offensive, atau yang sangat dikenal sebagai CS GO.

 

Mortal Kombat

KPAI

Bagi mereka yang mengalami masa pertumbuhan di tahun 90’an, pastinya kenal dengan game ini. Ed Boon dan John Tobias adalah dua orang pencentus dari game yang dikenal dengan pertarungan berdarah.

Ketika Fatality muncul pada layar, hampir semua pemain akan bangkit dengan semangat yang membara. Hal tersebut juga merupakan nilai jual utama dari game yang pada 2015 lalu di luncurkan oleh Warner Bros, dan dikembangkan oleh NetherRealm, melalui seri Mortal Kombat X.

Bagi sang kreator, Ed, Mortal Kombat X adalah game yang paling cepat terjual, diantara franchise Mortal Kombat lainnya, berkat grafis, kontrol permainan, alur cerita, dan karakter yang ditawarkan.

 

Future Cop

KPAI

Game satu ini bercerita mengenai polisi masa depan, dengan genre yang diusungnya adalah third-person shooter. Future Cop yang diciptakan oleh Electronic Arts ini pertama kali dirilis pada platform PlayStation, lalu diikuti oleh Mac OS dan Windows.

Tidak banyak seri yang muncul dari game ini, namun Future Cop: LAPD adalah apa yang paling menarik perhatian para gamer. Pemain akan berperan sebagai pilot dari robot X1-Alpha, yang diciptakan khusus untuk bertarung di “Crime War”, Los Angeles, pada tahun 2098.

 

Carmageddon

KPAI

Carmageddon merupakan game balap yang muncul di era 90’an, dengan konsep mirip dengan Nascar dan Destruction Derby. Pun demikian, game ini menawarkan hal yang jauh lebih sadis lagi.

Bahkan, salah satu tujuan utama dari permainan ini adalah melakukan penghancuran besar-besaran, seperti menabrak rumah, perabotan, bahkan penghuninya, dengan sebuah kendaraan. Semakin parah kerusakan yang dibuat, maka poin sang pemain akan semakin tinggi.

 

ShellShock

KPAI

Kembali FPS menjadi genre yang paling dilirik oleh KPAI, dan kali ini adalah ShellShock. Game besutan Rebeliion Development ini menawarkan ketegangan sebuah perang yang terjadi di Vietnam.

ShellShock 2 Blood Trails merupakan game yang kami maksud diatas. Game ini ditujukan bagi platform PlayStation 3, Windows, dan Xbox 360, di tahun 2009. Di dalamnya, player akan disuguhkan sebuah cerita perjuangan tim dari Sersan Caleb “Cal” Walker, yang hilang ditengah-tengah hutan Kamboja.

Plot yang sangat berat menjadi nilai jual dari game yang dipublish oleh Eidos Interactive ini. Dengan begitu, nampak KPAI salah sasaran jika memblokir game yang hanya dimengerti oleh orang dewasa ini.

 

Rising Force

KPAI

Rising Force Online atau yang akrab disebut RF merupakan MMORPG, dengan menggabungkan fantasi dan masa depan bertema cukup menarik. Game yang dibawa oleh Lyto ke Indonesia ini rupanya turut menarik perhatian KPAI, hingga berniat untuk memblokirnya.

Dalam permainan, pemain dapat membuat karakter dari 3 bangsa yang tersedia, yakni Accretia, Cora, dan Bellato. Disini, perang memperebutkan sumber tenaga menjadi apa yang menarik perhatian gamer Tanah Air. Tidak hanya sekedar memukul dan menaikan level. Pemain juga akan dihadapkan dengan permainan politik yang cukup kental.

CCR Inc adalah pencipta dari game yang cukup membuat para pemainnya ini ketagihan. Sayang, walau game ini masih beredar di Indonesia, namun perusahaan penciptanya sudah hilang seperti ditelan bumi, tanpa kabar.

 

Atlantica

KPAI

Atlantica Online merupakan game yang diciptakan di Negeri Ginseng, Korea, oleh pengembang NDOORS Corporation. Game ini lahir pertama kali beroperasi pada Oktober 2008 silam. Game ini sempat meraih predikat sebagai MMORPG terbaik di tahun kelahirannya.

Respon positif serta jumlah pemain yang membludak menjadi apa yang diraih oleh para publisher. Untuk di Indonesia sendiri, Gemscool menjadi dalang dibalik tersebarnya Atlantica Online pada tahun 2010, tepatnya bulan Mei.

Pemain akan dihadapkan dengan dunia luas yang diisi oleh monster-monster hasil efek mutasi dari benda yang disebut Oriharukon. Dengan sifat dasarnya yang strategi, maka sepanjang permainan, maka pemain tidak sekedar mengkontrol satu karakter, melainkan maksimal 9 karakter.

 

Conflict Vietnam

KPAI

Perang Vietnam kembali menjadi dasar sebuah game, kali ini berjudul Conflict Vietnam. Pivotal Games merupakan developer dari game yang lahir di tahun 2004 ini.

Conflict Vietnam bisa dimainkan di 3 platform, yakni PlayStation 2, Xbox dan Windows. Pemain akan disuguhkan dengan sebuah game ber-genre Tactical Shooter. Sebuah cerita mengenai perjuangan tentara Amerika dalam menghadapi tentara gerilya Vietnam menjadi apa yang dinikmati oleh pemain.

Entah kenapa KPAI tertarik untuk menutup sebuah game yang sudah tua ini, bahkan mungkin sudah tidak ada lagi yang memainkannya.

 

Bully

KPAI

Game terakhir yang rencananya dihadang oleh KPAI adalah Bully. Game hasil kembangan Rockstar ini muncul dibulan Oktober 2006 lalu. Jika menilai GTA sebagai game yang sangat tidak dianjurkan untuk anak dibawah umur, tunggu sampai Anda memainkan Bully, yang tidak hanya menampilkan kekerasan, namun juga adegan yang cukup vulgar.

Permainan dimulai dengan tampilan tokoh utama bernama Jimmy Hopkins, remaja nakal yang selalu ditolak oleh sekolah manapun yang didatanginya. Namun beruntung, Jimmy diterima oleh Bulworth Academy. Nantinya, pemain akan dihadapkan oleh penyerangan dari setiap kelompok di Bulworth Academy, berkat hasutan salah satu tokoh Antagonis, Gary Smith.

Game berjenis Action-adventure dan open world ini memang layak untuk tidak dimainkan oleh anak dibawah umur. Namun, nampaknya KPAI kembali salah sasaran. Pasalnya, game ini menawarkan grafis yang tidak lagi sedap dipandang mata anak-anak zaman sekarang. Mereka mungkin lebih memilih memainkan smartphone ibu atau ayahnya, dibanding memasukan sebuah CD game tua ke dalam konsol tua.


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *