Koenigsegg Regera, Legend of Speed!

703

Setelah supercar dan kemudian hypercar, kini muncul megacar. Istilah ini mengemuka setelah Koenigsegg menciptakan Regera, mobil dengan spesifikasi mesin yang lebih hebat daripada supercar dan hypercar.

Koenigsegg Regera adalah sebuah megacar dengan dapur pacu ganda: mesin konvensional dan motor listrik. Akan tetapi, jangan sebut Regera sebagai mobil hibrida. Christian von Koenigsegg, sang empunya Koenigsegg—pabrikan mobil-mobil super yang berbasis di Swedia—tidak menyukainya. Jadi meskipun megacar bertenaga 1500 daya kuda (hp) ini ditahbiskan sebagai jawara di kategori hyper-hibrids, namun ia menolak penggunaan istilah hibrida.

Di negara asalnya, “Regera” artinya berkuasa, dan Koenigsegg memosisikan megacar ini sebagai raja beroda empat yang mengombinasikan perpaduan tenaga yang belum pernah ada sebelumnya, sifat responsif, dan kenyamanan mengemudi. Berbeda dengan mobil-mobil Koenigsegg sebelumnya, yang benar-benar dirancang untuk menghajar jalanan dan trek balap, Regera memiliki kelebihan dalam hal kemewahan dan kenyamanan mengemudi, bahkan ketika dikendarai di tengah kota.

Dalam mendesain Regera, Koenigsegg berupaya memecahkan persoalan inefisiensi mendasar yang biasanya muncul di mesin-mesin hibrida. Ia melihat hibrida paralel terlau berat akibat digunakannya dua sistem tenaga penggerak. Ia sepakat bahwa hibrida seri menawarkan solusi hibrida yang lebih ringan dan lebih terintegrasi, namun ia juga mengatakan bahwa inefisiensi muncul dalam bentuk kehilangan konversi energi mekanik-listrik.

Beberapa tahun lalu, Koenigsegg memiliki satu solusi: powertrain konvensional plus listrik tanpa transmisi. Ia yakin ini akan mengurangi inefisiensi energi sekaligus memangkas bobot dan kompleksitas. Dengan kerja keras tim Koenigsegg Advanced Engineering, ia melihat visinya membuahkan hasil dalam wujud Koenigsegg Direct Drive (KDD), yang memungkinkan Regera mampu menyalurkan tenaga 1500 daya kuda dan torsi 2000 Nm ke roda belakang tanpa melalui perpindahan gigi.

KDD adalah tata letak yang sangat khusus dari mesin V8 turbo ganda 5,0 liter dan tiga buah motor listrik. Seperti yang bisa Anda lihat pada diagram, ada dua motor listrik (kiri dan kanan) bertenaga 180 kW (241 hp) terpasang di as roda belakang, kopling hidrolik, dan motor listrik 160 kW (214 hp) terpasang di poros engkol mesin konvensional.

Dua motor listrik di as roda belakang berfungsi untuk akselerasi awal, memungkinkan Regera melaju dari keadaan diam tanpa bantuan dari gigi rendah transmisi. Pada kecepatan sekitar 30 sampai 40 km/jam, kopling hidrolik menutup, menyalurkan output dari mesin konvensional ke roda belakang. Motor listrik yang ada di poros engkol bertindak sebagai starter, memutar mesin sampai kecepatan sekitar 120 – 130 km/jam. Puncak tenaga mesin 1100 hp diperoleh pada putaran mesin 7800 rpm dan torsi maksimal 1280 Nm pada 4100 rpm.

Koenigsegg memperkirakan Regera bisa berakselerasi dari 0 – 100 km/jam dalam 2,8 detik, dan dari 150 – 250 km/jam dalam 3,2 detik. Koenigsegg pun yakin Regera bisa membuat 0 – 300 km/jam dalam waktu 12,3 detik, lebih cepat 1,3 detik dari rekor dunia 13,63 detik yang diciptakan oleh Hennessey pada 2013 lalu. Kecepatan tertingginya sendiri diklaim 410 km/jam.

Selain kuartet tenaga dari Koenigsegg Direct Drive, yang juga berperan penting menciptakan angka-angka di atas adalah bobot ringan dan paket aerodinamik. Koenigsegg berhasil menjaga bobot Regera kurang dari 1633 kg. Elemen-elemen struktural ringan yang biasanya seperti sasis sarang lebah campuran aluminium-serat karbon, bodi Kevlar-karbon, dan serat karbon Aircore Superlight memiliki peran besar di sini.

Sebagai pendukung sistem aerodinamik, Regera dilengkapi sayap belakang aktif dan sirip depan. Engine mounting aktif tetap empuk pada kondisi mengemudi normal, meredam getaran dan kebisingan mesin, kemudian menjadi keras pada kecepatan tinggi untuk meningkatkan respons.

Tampilan luar Regera mungkin tidak sehalus atau seseksi Ferrari atau Aston Martin. Namun yang pasti, megacar ini lebih luwes daripada mobil-mobil Koenigsegg sebelumnya. Sekali tap pada smartphoneatau kendali jarak jauh akan membuka interior mobil ini. Koenigsegg menyebut Regera sebagai mobil dengan sistem robot pertama karena kap depan serta belakang, dan kedua pintu bisa membuka dan menutup secara otomatis. Sistem yang diaktifkan dari jarak jauh ini sama seperti yang digunakan di sistem aerodinamik dan suspensi.

Interior Regera sama menariknya dengan bagian eksterior. Terdapat layar sentuh infotainment seukuran tablet yang sudah menjadi hal lazim di mobil sport listrik/hibrida berteknologi tinggi. Pada Regera, ini adalah sistem layar sentuh 9 inci yang menjalankan Apple CarPlay dan menyalurkan output audio melalui sistem suara premium. Fitur lainnya adalah konektivitas 3G/Wi-Fi, jok yang bisa disetel 8 arah dan dilengkapi preset memori, dan sistem kamera interior depan serta belakang. Harga jual mobil ini diperkirakan sekitar US$ 1,9 juta.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.