Peluncuran Console Game Berskala Global Agate yang Pertama

1426

Menandai perjalanan di tahun kesembilan di industri gaming Indonesia, Agate melalui seri flagship-nya, Valthirian Arc, akan meluncurkan console game pertamanya yang berjudul Valthirian Arc: Hero School Story. Game ini merupakan sequel dari Valthirian Arc 2 yang dirilis pada Desember 2013 lalu, di salah satu gaming platform PC, Kongregate.

Seri Valthirian Arc merupakan game bergenre RPG, yang menempatkan pemainnya sebagai kepala sekolah di akademi kesatria terbaik di Valthiria. Para pemain dituntut untuk menyediakan pelatihan terbaik bagi para siswa dan petualang muda, untuk menjadikan mereka kesatria yang siap melindungi Valthiria dari ancaman terburuk.

Sejak dirilis pertama kali pada tahun 2010, seri Valthirian Arc telah menjadi salah satu saksi bisu perjalanan Agate. Bermula dari sebuah studio kecil yang didirikan oleh 18 mahasiswa yang menghasilkan game-game kecil, Agate kini telah diperkuat dengan lebih dari 170 profesional yang berkapabilitas mengembangkan game untuk berbagai platform dan gaming console.

Valthirian Arc: Hero School Story, yang pada mulanya direncanakan berjudul Valthirian Arc: Red Covenant, berhasil mengumpulkan pendanaan melalui situs urun dana kickstarter.com sejak bulan Maret 2017. Pendanaan dari para backer serta program Pledge yang terkumpul menyentuh angka SGD 30.000. Pendanaan ini pada akhirnya tidak hanya menjadi aset untuk mengembangkan game versi PC-nya saja dan bisa dibeli melalui Steam, Valthirian Arc: Hero School Story yang direncanakan akan rilis pada kuartal keempat 2018 ini juga akan tersedia pada console PlayStation 4 dan Nintendo Switch.

Rilisnya Valthirian Arc: Hero School Story juga menjadi batu loncatan Agate di peta industri gaming global. Bekerjasama dengan PQube, game publisher yang berbasis di Inggris, Agate akan menjangkau pemain-pemain berskala global. Upaya ini pun didukung oleh pelokalisasian game tersebut ke dalam tujuh bahasa: Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, Jepang, Korea, dan Mandarin, yang diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Tidak hanya itu, Valthirian Arc: Hero School Story merupakan tonggak penting perjalanan Agate. Keseluruhan hak cipta Valthirian Arc: Hero School Story, dimulai dari kepemilikan properti intelektual, para pengembangnya di balik layar, dan Agate sebagai perusahaan yang menaungi, merupakan produk asli Indonesia. Selain itu, game yang berawal dari game daring gratis ini kini tersedia produk fisiknya.

Sebelum perilisan resminya, game Valthirian Arc: Hero School Story akan dapat dijumpai di acara IGX (Indonesia Gaming Xperience) pada tanggal 7-8 Juli, dan Game Prime pada tanggal 13-15 Juli mendatang di Jakarta. Di kedua acara ini, pengunjung akan dapat mencoba demo Valthirian Arc: Hero School Story juga game-game produksi Agate lainnya.

Tentang Agate

Agate, di bawah PT Agate International, adalah perusahaan dan studio pengembang game yang didirikan pada tahun 2009 dan berbasis di Bandung. PT Agate International memiliki dua bisnis utama, yakni pengembangan game dan gamification di bawah Agate, serta sebuah subsidiari yang bergerak di bidang periklanan digital, Seruni. Selama sembilan tahun perjalanan, Agate telah memiliki lebih dari 170 kru, 250 judul game, 270 proyek, 140 klien, dan 20 kusala, baik dari ajang penghargaan di dalam maupun luar negeri. Perkembangan yang pesat ini telah meneguhkan Agate sebagai salah satu perusahaan game lokal terstabil dan terdepan di Indonesia. Dengan motto “Live the Fun Way”, Agate berkeyakinan bahwa kehidupan akan lebih baik ketika ada kegembiraan di sana, dan game adalah salah satu sarana untuk mencapai kegembiraan tersebut. Informasi lengkap dan terkini mengenai Agate dapat dilihat di www.agate.id.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.