Tiga Orang Tewas Dalam Insiden Penembakan Massal di Turnamen eSports Madden NFL 19

892

Pihak kepolisian Jacksonville, Florida, Amerika Serikat, mengonfirmasikan bahwa telah terjadi penembakan massal di ajang turnamen eSports Madden NFL 19 yang digelar di GLHF Game Bar, yang terletak di kawasan Jacksonville Landing. Peristiwa yang terjadi pada hari Minggu tanggal 26 Agustus lalu menyebabkan 11 korban mengalami luka dan 3 orang meninggal dunia, termasuk pelaku penembakan yang diidentifikasikan sebagai salah seorang peserta turnamen yakni David Katz.

Melalui konferensi pers, Sheriff Mike Williams selaku perwakilan dari pihak kepolisian Jacksonville menyatakan bahwa panggilan darurat melalui 911 mulai masuk sekitar pukul 1:34 PM, yang segera direspon oleh para petugas yang berada di dekat tempat kejadian perkara. Ia juga menyebutkan bahwa terdapat 3 korban jiwa dalam penembakan tersebut, termasuk pelaku penembakan yang kemudian dikonfirmasi sebagai David Katz, pria berusia 24 tahun kelahiran Baltimore yang berhasil memenangkan turnamen serupa pada tahun 2017 lalu.

Insiden ini sempat terekam dalam sebuah Twitch stream (yang kini telah dihapus), yang awalnya memperlihatkan dua peserta sedang berkompetisi memainkan Madden NFL 19, namun segera terhenti begitu terdengar suara tembakan. Meski tidak ada video feed namun audio tetap menyiarkan terjadinya peristiwa penembakan tersebut. Salah satu anggota dari tim comPlexity Gaming, yang juga mengikuti turnamen tersebut, melaporkan lewat akun Twitter-nya bahwa ia mengalami luka akibat terserempet peluru.

Saksi mata menyebutkan bahwa Katz melakukan penembakan setelah mengalami kekalahan. Setelah pertandingan berakhir, ia menolak menyalami lawannya dan meninggalkan lokasi, namun kembali setelah membawa senjata api dan melepaskan tembakan sebanyak 12 kali, yang menewaskan 2 orang peserta pertandingan yakni Eli “TrueBoy” Clayton serta Taylor “SpotMePlzzz” Robertson, dan menyebabkan 11 lainnya luka-luka, sebelum akhirnya menembak dirinya sendiri.

Hingga sekarang, pihak berwenang yang bekerjasama dengan FBI terus menyelidiki kasus penembakan tersebut untuk mencari motif di balik penembakan yang dilakukan oleh David Katz. Sejumlah pihak dari dunia gaming menunjukkan responnya terhadap insiden tersebut dengan mengucapkan belasungkawa, sementara EA selaku pemilik franchise NFL menyatakan akan bekerjasama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki kasus ini. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.