Tree of Savior – The Beginning of Ragnarok Online Sucessor

166

Tree of Savior merupakan sebuah judul MMORPG yang berasal dari Korea Selatan. Kini game Tree of Savior bisa dinikmati oleh gamer Indonesia setelah publisher game ternama Gemscool memboyongnya ke dalam negeri. Tree of Savior dibuat oleh Kim Hak Kyu, founder IMC Games yang juga dikenal sebagai “Father of Ragnarok Online”. Tak mengherankan jika art work yang ditampilkan pada Tree of Savior memiliki ‘aura’ khas Ragnarok klasik. Namun Tree of Savior jauh lebih unggul dengan menawarkan visual yang jauh lebih cantik dengan berbekal teknologi 3D masa kini. Game yang menghadirkan empat class dasar yang diantaranya meliputi Archer, Cleric, Swordman, dan juga Wizard ini semula mengusung judul “Project R1”. Pengenalan game yang nantinya dikenal dengan Tree of Savior ini bermula di event Hangame EX 2011. Mengusung tagline “Spiritual Sucessor of Ragnarok Online”, Project R1 kala itu sukses mencuri perhatian khalayak yang hadir pada saat itu.

Barulah pada tahun 2013, kala itu NHN Entertainment selaku publisher mengumumkan bahwa IMC Games telah resmi merubah judul “Project R1” menjadi “Tree of Savior”. Menurut kabar, butuh waktu selama 12 hari bagi IMC Games untuk menemukan nama yang tepat sebagai pengganti “Project R1”. Proses pengembangan Tree of Savior sendiri memakan waktu kurang lebih hampir empat tahun dan hingga kini pengembang masih bekerja untuk meningkatkan performa dari Tree of Savior.

Cerita pada Tree of Savior sendiri terinspirasi dan mengadaptasi cerita rakyat (folklore) Lithuania. Kisah dalam Tree of Savior dimulai saat para dewi-dewi Klaipeda yang terdiri dari Laima (dewi kemakmuran), Zemyna (dewi bumi), Gabija (dewi api), Vakarine (dewi bintang), dan Ausrine (dewi roh) tidak lagi menjawab permintaan dan mengabulkan permohonan manusia. Suatu hari, seekor makhluk legenda tiba-tiba muncul di tengah kota dan menghancurkan kota tersebut beserta penduduknya. Serangan monster itu juga menyebabkan penduduk kota lari dan menyebar ke berbagai penjuru. Sejak kemunculan monster tersebut, berbagai obyek seperti pohon, binatang, dan lainnya juga ikut berubah menjadi monster yang dapat memakan manusia. Empat tahun setelah peristiwa tersebut, beberapa orang mendapatkan mimpi akan kedatangan kembali dewi-dewi Klaipeda. Hal Ini dianggap sebagai pertanda dan mendorong petualang di penjuru kerajaan untuk menyelamatkan para dewi dan dalam perjalanannya membuka kisah-kisah tersembunyi tentang monster-monster itu.

Mirip game pendahulunya, Ragnarok Onilne, Tree of Savior juga tak ketinggalan menyajikan ukuran map yang sangat besar. Setiap map akan memiliki tema dan ciri khas masing-masing. Pihak pengembang telah menambahkan 200 monster boss yang unik yang dapat diburu melalui Dungeon, Raid, dan bahkan tempat-tempat farming pada umumnya. Sama seperti MMORPG lainnya, jalan cerita dalam game mengikuti Quest yang akan diberikan pada NPC di setiap map. Quest dalam game Tree of Savior teridiri dari Main Quest yang dilambankan dengan warna Kuning (lebih dari 1000 Main Quest yang bisa dijalankan), Sub Quest (warna biru), Repeat Quest (warna hijau), dan Hidden Quest. Untuk Hidden Quest, pemain bisa menemui quest ini di semua map. Cara mendapatkan Hidden Quest ialah dengan mencoba berbicara denagn setiap NPC, monster, atau benda-benda yang ada di sekitar karakter pemain.

Untuk melengkapi keseruan jalannya permainan, selain menjalani quest, pemain juga bisa menciptakan atau membuat barang-barang yang unik dengan menggunakan bahan-bahan yang tertera dalam item crafting manual. Selain membuat, pemain juga bisa melakukan upgrade item yang gunanya untuk menambahkan stat dan atribut dari equipment.

Pada awal permainan, pemain diminta untuk memilih satu dari empat kelas dasar yang tersedia, yaitu Swordman, Archer, Cleric, atau Mage. Setiap karakter memiliki status dan kemampuan tersendiri. Nantinya, status dan kemampuan tersebut akan berkembang sesuai dengan pilihan pemain dan kelas-kelas lanjutan yang dipilihnya. Pada sesi Open Beta Test, IMC Games mengumumkan bahwa akan ada 80 kelas yang dapat dipilih dan dimainkan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.