Ubisoft Merilis Gameplay Trailer Assassins Creed: Origins

55

Dalam ajang E3 2017 kemarin Ubisoft memang telah resmi mengumumkan Assassin’s Creed Origins, namun baru-baru ini Ubisoft bersama Microsoft telah memperlihatkan sebuah cuplikan gameplay dari game tersebut yang dimainkan pada perangkat konsol Xbox One X.

Video gameplay Assassin’s Creed Origins tersebut berdurasi sekitar 20 menit yang yang diunggah oleh akun YouTube bernama GAME. Kalian dapat melihat gameplay tersebut hadir dengan resolusi 4K, dan tanpa detail informasi apapun yang ada didalamnya.

Kabarnya game ini mengunakan sitem bertarung dengan A.I yang baru, dan juga akan terdapat fitur mini-map yang mirip seperti kompas pada Elder Scroll. Kalian tidak akan lagi menemukan tombol sprint, karena kecepetan berlari akan bergantung pada stick analog. Beberapa fitur yang akan kembali seperti Eagle Vision yang dapat dilakukan dengan seekor elang bernama Senu, akan tetapi tidak lagi memperlihatkan lokasi musuh melainkan hanya menonjolkan objek tertentu. Elemen puzzle juga akan hadir kembali, namun lebih menantang dan akan membuat player aktif menggunakan beberapa tombol.

Kami telah rangkum beberapa poin yang telah mereka jelaskan, berikut rangkuman singkat kami:

  • Elang bernama Senu akan menandai musuhmu, mengganti fungsi Eagle Vision yang ada di Assassin’s Creed sebelumnya.
  • Layaknya game RPG, musuh di game ini memiliki level yang ditandai di atas kepala musuhmu. Level ini menandai tingkat kesulitan musuhmu. Semakin tinggi level musuh semakin sulit pula tantangan yang harus kamu hadapi. Musuh dengan level tinggi mampu dikalahkan dengan taktik stealth yang tentunya akan lebih sulit dari sebelumnya. Tidak ada lagi one-hit kill karena musuhmu akan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda.
  • Semua environment di game ini “hidup” layaknya kehidupan manusia pada umumnya.
  • Kamu bisa berinteraksi dengan beberapa field yang ada, misalnya menjadikan panahmu panah api ketika kamu mendekatkan anak panahmu ke obor.
  • Binatang yang ada memiliki kebiasaan, seperti makan, minum, dan tidur.
  • Gear dan senjata memiliki tingkat kelangkaan, tingkat kelangkaan ini sangat penting di game ini. Semakin langka semakin banyak atribut yang dimiliki senjata atau gear yang ada.
  • Setiap senjata memiliki class masing-masing, setiap class memiliki ability yang unik.
  • Terdapat sistem Adrenaline yang membuat Bayek mampu mengeluarkan serangan khusus. Adrenaline terisi saat battle, kemampuan ini tergantung dari senjata yang kamu miliki, setiap senjata memiliki waktu charge Adrenaline yang berbeda-beda.
  • Terdapat beberapa camp dimana kamu bisa menemukan beberapa gear dan bahan crafting senjata barumu.
  • Skill tree terbagi atas tiga kategori: Master Warrior, Master Hunter, dan Master Seer. Master Warrior adalah kemampuan yang fokus pada battle ala tentara biasa dengan serangan fisiknya yang brutal. Master Seer merupakan kemampuan yang ada hubungannya dengan manipulasi binatang, NPC, dan environment. Sementara Master Hunter adalah kemampuan yang terfokus pada stealth dan ranged attack layaknya Assassin. Player bisa mendedikasikan skill tergantung gaya permainannya masing-masing.
  • Ada banyak tipe senjata 8 melee, 4 tipe busur panah, dan yang lain. Terdapat beberapa atribut, level, properties, dan yang lain di masing-masing tipe.
  • Ubisoft membuat apapun yang ada di dunia Assassin’s Creed Origins bisa dipanjat.
  • Terdapat banyak mount, mulai dari kuda, unta, dan kereta kuda. Kamu bisa mendapatkan berbagai macam mount dengan membelinya.
  • Hanya kuda yang bisa “menyerang” sementara unta tidak.
  • Map Assassin’s Creed Origins bukan sebuah wilayah seperti seri sebelumnya, namun satu negara Mesir.
  • Beberapa desa yang ada merupakan poin-poin penting untuk mengambil quest, atau sekedar jual beli senjata dan armor.
  • Ubisoft berusaha menggabungkan sistem combat melee, ranged, dan stealth, namun player bisa memilih salah satunya untuk menjadi gaya bermainnya masing-masing.

Assassin’s Creed Origins menurut rencana akan segera meluncur untuk PS4, Xbox One, dan PC pada tanggal 27 Oktober 2017 mendatang.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.