Wolfenstein: The Old Blood

Wolfenstein: The Old Blood

420

Art Wolfenstein Old Blood 01

Wolfenstein: The Old Blood merupakan prequel dari The New Order yang sangat populer tahun lalu, memasang kisah B.J. Blazkowicz sebelum ia menyelamatkan dunia dari ancaman Deathshead. Di sini Second World War masih berlangsung dan berkat kekuatan supernatural yang dibangkitkan oleh Helga von Schabbs, Nazis memenangkan peperangan kali ini. Dan misi kamu adalah untuk menyusup ke Castle Wolfenstein serta menghancurkan kekuatan supernatural tersebut, dan memberi kesempatan pada Allies untuk menggalang kekuatan untuk mengalahkan musuh.

Screen Wolfenstein Old Blood 04

Two Acts Delivered: Which One is Good?
The Old Blood sendiri hadir dalam 2 act yakni “Rudi Jager and the Den of Wolves” serta “The Dark Secrets of Helga von Schabbs”. Dalam act pertama, B.J. harus menolong rekannya Wesley dari Rudi Jager yang kejam, dalam aksi-aksi seru seperti yang ditemukan di awal permainan New Order. Sama seperti pendahulunya, kekuatan utama The Old Blood terletak pada gameplay yang memungkinkan gamer untuk memakai taktik stealth. Berterimakasihlah pada satu tombol tunggal yang menyediakan akses mudah untuk memakai beragam senjata. Bagi kamu yang lebih memilih untuk memakai stealth, ada kendala yang mungkin bisa mengganggu yakni dunia permainan yang sangat luas, sehingga kamu harus lebih waspada karena keberadaan musuh sangat sulit untuk dideteksi.

Di sisi lain, checkpoints dalam game ini tersebar di sepanjang 8 chapter dalam The Old Blood. Dari delapan bab yang akan kamu lalu, ada beberapa area yang menuntut kamu untuk terus menggunakan taktik stealth hingga lebih dari 10 menit. Jika tidak awas, bisa saja keberadaanmu diketahui oleh musuh sehingga kalian harus mengulang permainan dari awal. Serunya, kamu dapat menemukan berbagai hal yang menarik sebagai easter egg; sebut saja Nuka Cola dari Fallout, helm Dragonborn yang biasa kita lihat di Skyrim, atau model peluncur roket Quake 3. Tentu saja, semuanya adalah ciri khas dari berbagai game yang ditelurkan oleh Bethesda.

Screen Wolfenstein Old Blood 10

Wolfenstein: The Old Blood menawarkan sistem combat yang secara umum terasa memuaskan. Berbagai arena yang disediakan terdiri dari beragam level yang diisi dengan cover point, serta dilengkapi sejumlah lorong-lorong rahasia. Sementara itu setiap senjata, mulai dari Bombenschluss hingga Kampfpistol yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan ruangan, dapat digunakan secara seimbang di sepanjang campaign. Namun sayangnya, tidak ada satupun senjata yang terasa unik, di mana semuanya serupa dengan senjata-senjata yang biasa kita temukan dalam game-game bergenre shooter yang hadir di tahun ini.

Act kedua yang akan kamu hadapi menyediakan beragam peristiwa yang jauh lebih menegangkan, terutama ketika B.J. berhadapan langsung dengan Helga von Schabbs, petualang sekaligus occultist yang membangkitkan kekuatan supernatural untuk Nazi. Tokoh antagonis ini terasa jauh lebih baik ketimbang karakter penjahat yang bisa ditemukan di babak pertama, namun anehnya, act “The Dark Secrets” ini mungkin akan terasa sedikit aneh karena pasukan Nazi yang biasanya menjadi lawan utamamu kini digantikan dengan zombie Nazi yang terkesan klise. Tak heran kalau sebagian orang akan merasa bahwa act kedua ini hanya pengulangan keunggulan New Order yang dirilis terlebih dulu.

Screen Wolfenstein Old Blood 06

Closing Comments
Wolfenstein: The Old Blood menawakan dua babak yang memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Bagi kamu yang berharap untuk merasakan ketegangan yang intensif setelah sebelumnya memainkan New Order, bersiaplah untuk terpuaskan. Sistem persenjataannya terbilang baik, meski tidak luar biasa. Arena-arenanya sendiri sangat menarik untuk dijelajahi dengan lorong-loronga rahasia yang bisa kamu temukan. Overall, The Old Blood adalah prequel yang layak untuk dimainkan meski sayangnya, tidak lebih baik dari game orisinalnya.

Overall Score: 7/10

Publisher: Bethesda Softworks
Developer: MachineGames
Genre: First-Person Shooter
Release: Mei 2015
Platform: PS4, Xbox One




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.